BBM Nonsubsidi Melonjak, Bus Sekolah Gratis Sleman Tetap Beroperasi Layani Pelajar
BERITALUGAS.WEB.ID SLEMAN – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman memastikan layanan Bus Sekolah Layak Anak Sleman (Si Bulan) tetap dioptimalkan meski terjadi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Layanan transportasi gratis bagi pelajar tersebut terus dijalankan untuk mendukung mobilitas siswa menuju dan pulang dari sekolah dengan aman dan nyaman.
Kepala Dishub Sleman, Heri Kuntadi, mengatakan layanan Si Bulan merupakan sarana transportasi khusus bagi pelajar tingkat SD, SMP sederajat, dan SMA sederajat di Kabupaten Sleman. Pernyataan tersebut disampaikan di Sleman, Selasa (9/6/2026). Menurut Heri, layanan ini dioperasikan melalui empat koridor yang menghubungkan kawasan permukiman dengan sejumlah wilayah sekolah dan dapat dimanfaatkan secara gratis oleh para siswa.
Heri menjelaskan, program Si Bulan dirancang untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi oleh pelajar sekaligus meningkatkan keselamatan berlalu lintas. Selain itu, layanan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan transportasi yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Sleman.
"Dengan layanan Si Bulan diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi oleh pelajar, menekan angka kecelakaan lalu lintas, serta mendukung terciptanya transportasi inklusi yang berkelanjutan di Kabupaten Sleman," kata Heri.
Untuk mendukung operasional, Dishub menyiapkan empat unit armada yang dibagi ke dalam empat koridor pelayanan. Armada tersebut terdiri atas dua bus kecil berkapasitas 19 kursi dan dua bus sedang berkapasitas 27 kursi. Setiap kendaraan dilengkapi seorang pengemudi dan satu petugas pendamping guna memastikan keselamatan serta kenyamanan penumpang.
![]() |
| Para pelajar antusias memanfaatkan layanan Si Bulan Dishub Sleman. |
Layanan beroperasi setiap Senin hingga Jumat. Pada pagi hari, bus melayani pelajar mulai pukul 06.00 WIB hingga 07.00 WIB, sedangkan layanan siang berlangsung pukul 14.00 WIB sampai 16.00 WIB. Jadwal tersebut disesuaikan dengan waktu kegiatan belajar mengajar dan kondisi lapangan.
Adapun koridor 1 melayani rute dari Kantor Dishub Sleman menuju Pasar Belut Godean, sedangkan koridor 2 melayani rute sebaliknya. Koridor 3 beroperasi dari Terminal Pakem menuju Bandara Adisutjipto, sementara koridor 4 melayani perjalanan dari Bandara Adisutjipto menuju Terminal Pakem. Pelajar dapat menggunakan layanan dengan menunggu di halte-halte yang tersedia di sepanjang jalur perjalanan.
"Penumpang hanya tinggal menunggu di halte-halte yang tersedia sepanjang jalur rute yang ada," ujar Heri.
Data Dishub menunjukkan jumlah pengguna layanan terus meningkat. Pada Mei 2025 tercatat sebanyak 899 pelajar menggunakan Si Bulan. Angka tersebut meningkat menjadi 1.187 penumpang pada Mei 2026.
"Jumlah penumpang pada Mei 2026 mencapai 1.187 orang, mereka antusias menggunakan fasilitas gratis ini," jelasnya.
Meski demikian, Dishub menghadapi tantangan akibat kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamina Dex. Heri mengungkapkan harga bahan bakar yang digunakan armada bus sekolah meningkat signifikan dibanding sebelumnya. Kondisi tersebut berdampak pada kebutuhan anggaran operasional.
"Ini kan layanan umum yang tidak dipungut biaya, hingga saat ini kita masih menggunakan BBM non subsidi Pertamina Dex. Dulu harganya kisaran Rp12 ribu per liter, sekarang naik menjadi Rp24.800. Akhirnya dilakukan pemangkasan anggaran sebanyak Rp50 juta dari biaya pemeliharaan gedung," ungkap Heri.
Sementara itu, Kepala Seksi Keselamatan Transportasi Dishub Sleman, Rosalyna Setia Wardhan, mengatakan pihaknya juga berencana mengoperasikan satu armada tambahan berupa bus Sekolah Rakyat bantuan dari Kementerian Perhubungan yang diterima pada 2025. Namun hingga saat ini, pemanfaatan armada tersebut masih dalam tahap pembahasan.
"Sementara ini belum ada penambahan trayek atau koridor. Memang kami mendapat bantuan dari Kemenhub berupa bus SR, untuk operasionalnya belum diputuskan," kata Rosalyna.
Keberadaan Si Bulan dinilai membantu pelajar dan keluarga dalam memenuhi kebutuhan transportasi harian tanpa biaya tambahan. Selain memberikan akses perjalanan yang lebih aman, layanan ini juga menjadi alternatif bagi siswa yang sebelumnya bergantung pada kendaraan pribadi maupun antar-jemput orang tua, sehingga mendukung mobilitas pendidikan yang lebih tertib dan berkelanjutan di Kabupaten Sleman.
#Sleman #DishubSleman #BusSekolah #SiBulan #TransportasiPelajar #LayananPublik #PelajarSleman #TransportasiGratis #KeselamatanLaluLintas #PemkabSleman

