MAFINDO Catat 20.327 Peserta Program AI Ready, Lampaui Target Donor
![]() |
| MAFINDO mencatat 20.327 peserta pelatihan AI dan 195.718 penerima manfaat kampanye One Hour Code dalam program AI Ready ASEAN 2025–2026. |
YOGYAKARTA - Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) mencatat 20.327 peserta dalam program In-Depth Training AI sepanjang September 2025 hingga Juni 2026. Angka tersebut melampaui target donor sebanyak 15.000 implementasi dalam program AI Ready ASEAN yang berlangsung pada April 2025 hingga Agustus 2026.
Selain pelatihan, kampanye One Hour Code yang digelar pada Mei 2025 hingga Juni 2026 menjangkau 195.718 penerima manfaat. Capaian itu juga melampaui target 50.000 jangkauan yang ditetapkan donor. Program AI Ready ASEAN merupakan amanat ASEAN Foundation melalui pendanaan Google.org dan dilaksanakan MAFINDO di 40 wilayah dengan sasaran pemuda, pendidik, dan orang tua.
Evaluasi sekaligus penutupan program digelar secara hybrid di Hotel Satoria Yogyakarta, 14–16 Agustus 2026. Forum tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan capaian, melakukan evaluasi, membahas hasil penilaian dampak dan pembelajaran program, sekaligus menyusun rekomendasi setelah masa pendanaan berakhir.
Pelaksanaan program tidak hanya mencakup pelatihan dan kampanye. MAFINDO juga menggelar Training of Trainers (ToT) secara hybrid di Semarang serta National Policy Convening di Jakarta. Program tersebut turut melibatkan mitra dari sejumlah perguruan tinggi dan berkolaborasi dengan Kepolisian Daerah Jawa Tengah untuk memperluas edukasi mengenai literasi digital dan kecerdasan artifisial.
Memasuki tahap penutupan, seluruh divisi memaparkan capaian program, mulai dari supervisor, program manager, program officer, community outreach, administrasi hingga keuangan. Rangkaian evaluasi kemudian dilanjutkan melalui diskusi kelompok terfokus (FGD) untuk menyusun rekomendasi exit program.
Dari proses tersebut, MAFINDO menyiapkan sejumlah dokumen sebagai bagian dari serah terima akhir program. Dokumen itu meliputi laporan program, hibah kegiatan, rekomendasi personal tim, serta akses arsip digital program. Penutupan juga mencakup penyerahan hibah dana kepada perkumpulan organisasi.
Selama program berlangsung, MAFINDO menerapkan prosedur administrasi sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban sesuai ketentuan donor dan standar operasional organisasi. Evaluasi dan closing program di Yogyakarta menjadi bagian dari pertanggungjawaban atas pelaksanaan program dan penggunaan dana yang diamanatkan.
Setelah pendanaan berakhir, MAFINDO menyatakan akan melanjutkan penguatan literasi kecerdasan artifisial melalui kegiatan reguler di daerah. Jaringan wilayah dan kader yang terbentuk selama AI Ready ASEAN menjadi basis untuk meneruskan edukasi kecerdasan artifisial secara mandiri, dengan arah penggunaan AI sebagai alat bantu yang memberdayakan masyarakat.
