Kejurda MMA DIY Jadi Ajang Seleksi Atlet Muda Menuju Level Internasional
BERITALUGAS.WEB.ID — Kejuaraan Daerah (Kejurda) Indonesia Bela Diri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (IBCA MMA) Daerah Istimewa Yogyakarta resmi digelar di Lippo Plaza Jogja, Minggu (10/5/2026), sebagai langkah awal pembinaan sekaligus penjaringan atlet bela diri campuran berpotensi menuju kompetisi nasional hingga internasional.
Ketua Umum Pengda IBCA MMA DIY Nugroho Hendra Saputra menyampaikan, kejuaraan perdana tingkat daerah ini diikuti sekitar 50 atlet dari lima kabupaten/kota di DIY dengan total 20–30 partai pertandingan. Peserta terbanyak berasal dari Kabupaten Sleman, sementara atlet lain datang dari Bantul, Kota Yogyakarta, Kulon Progo, dan Gunungkidul. “Kejurda ini menjadi event tahunan sekaligus wadah pembinaan atlet dan rekrutmen bibit-bibit terbaik,” ujar Nugroho.
Ia menjelaskan, sejumlah kelas dipertandingkan mulai kategori usia dini hingga senior. Di antaranya IMMAF Youth C usia di bawah 11 tahun dengan format satu ronde satu menit, IMMAF Youth C usia 12–13 tahun, IMMAF Youth A usia 16–17 tahun dengan tiga ronde dua menit, hingga kategori junior dan senior dengan tiga ronde berdurasi tiga menit untuk putra maupun putri. Penyelenggara juga menerapkan regulasi ketat terkait batas selisih berat badan maksimal lima kilogram guna menjaga keselamatan atlet.
Ketua Umum Pengurus Pusat IBCA MMA Marsekal Muda I Made Susila Adnyana yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kejurda di DIY. Menurutnya, kompetisi daerah memiliki peran penting sebagai fondasi pembinaan atlet menuju prestasi lebih tinggi. “Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya kejurda ini. Harapannya dapat mencetak atlet yang mampu berlaga di level lokal, nasional bahkan internasional,” katanya.
Ia menambahkan, perkembangan organisasi IBCA MMA secara nasional menunjukkan kemajuan signifikan dengan kepengurusan telah terbentuk di 28 provinsi. Beberapa agenda pertandingan nasional juga telah digelar di berbagai daerah. “Kemajuan cabang olahraga ini sangat baik. Kami terus menekankan sportivitas, keamanan, dan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap pertandingan,” ujarnya.
Anggota Bidang Pembinaan Prestasi KONI DIY Bambang Utoro turut mendorong IBCA MMA DIY meningkatkan intensitas pembinaan atlet sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2026 di Manado, Sulawesi Utara, yang dijadwalkan berlangsung sekitar Agustus hingga September mendatang. “Kami berharap pembinaan berkelanjutan dapat melahirkan atlet yang mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia di kancah internasional,” ungkap Bambang.
Pelaksanaan kejurda tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memberi pengalaman bertanding bagi atlet muda yang baru pertama kali tampil di arena resmi. Dukungan orang tua, pelatih, dan masyarakat yang hadir turut menambah semangat peserta, sekaligus menumbuhkan ekosistem pembinaan olahraga bela diri campuran di DIY secara berkelanjutan.
#KejurdaMMA #IBCAMMADY #MMAIndonesia #OlahragaDIY #AtletMudaBerprestasi #PembinaanAtlet #BelaDiriIndonesia #KONIDIY #SportivitasOlahraga #MenujuPON2026 #PrestasiOlahraga #YogyakartaSport
